Monday, June 06, 2005

review buku

judul: The History of The Qur'anic Text, from revelation to compilation. A comparative study with the Old and New Testaments.
pengarang: M.M. Al-Azami.
penerbit: UK Islamic Academy, Leicester, England. 2003.

Awalnya, tertarik dengan buku ini saat ada kawan mengirimkan artikel di republika yang berjudul "Selamat Datang, Profesor Azami". Artikel ini kemudian ditanggapi secara negatif dan naif oleh dua orang penulis lainnya di harian tersebut, yang kemudian dikoreksi balik oleh Adnin Armas pada tulisannya yang berjudul "Orientalis dan Studi Al Quran". Sederetan tulisan tersebut membuat saya tertarik untuk mencari tahu lebih detil tentang buku dan pengarang yang dimaksud.

Azami adalah seseorang yang berlatar belakang pakar hadits. Lahir di India, dan menempuh S1 di India, menyelesaikan master universitas Al-Azhar, Kairo dan meraih PhD di University of Cambridge, pada tahun 1966. Beliau mulai menulis buku The History of Quran saat membaca tulisan di The Atlantic Monthly (Jan 99) yang menyebutkan bahwa keaslian Quran tidak dapat dibuktikan secara ilmiah. Tulisan tersebut mengutip berbagai teori dari 'pakar' orientalis, seperti Muir, Puin, Rippin, Humphreys, Wansbrough etc, yang umumnya berlatar belakang non muslim. Malangnya, sebagian kaum muslim pun ikut tertipu oleh para 'pakar' ini, sehingga mendorong Azami untuk membuat buku khusus untuk membahas sejarah Quran, dalam bahasa non-Arab, yaitu bahasa Inggris (buku ini juga telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia).

Buku ini terdiri atas 20 bab, bab 1-13 membahas tentang sejarah Al-Qur'an, bab 14-17 membahas tentang sejarah bible, dan 3 bab terakhir membahas berbagai tingkah laku para Orientalis dalam rangka 'membuktikan' kesalahan Al-Quran.

Buat saya pribadi, sangat banyak hal-hal tentang Al-Qur'an yang baru saya ketahui setelah membaca buku ini, seperti proses pengumpulan mushaf Quran yang dilakukan oleh Zaid bin Tsabit pada masa khalifah Abu Bakar dan Utsman, sejarah sistem penulisan Arab serta penggunaan tanda baca pada Al Qur'an, termasuk berbagai klaim yang dituduhkan oleh para orientalis, seperti dugaan perubahan yang dilakukan oleh Al Hajjaj, ayat-ayat yang hilang/ditambahkan dan banyak hal lainnya. Oleh prof. Azami, kesemua hal ini dibahas secara rinci lengkap dengan referensi serta berbagai ilustrasi, seperti gambar mushaf-mushaf Al-Quran yang ditulis sejak abad pertama Hijriyah yang sampai saat ini masih tersimpan di berbagai lokasi di dunia.

Sebagai penutup, ada satu website yang cukup lengkap juga dalam membahas materi seputar sejarah Al-Qur'an dan berbagai klaim yang dituduhkan para orientalis: http://www.islamic-awareness.org.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home